Tangan yang Ramah

sajak,puisi,kelana,kelana cinta

Sukarkah saudara
untuk menghulurkan
keramahan sepasang tangan
meringankan beban
jiwa bernama insan

yang
sarat dengan resah
hampa merasuk
saat selesai sebuah musibah
oleh air bah yang merah
mengairi Kota Bharu
seperti sebuah pulau
berlaut dalam
rakus
memamah nyawa insan
di rahang arus derasnya
tiada yang tinggal

hanya pengharapan
warga insan
yang tinggal secoret
dalam tak lena menggigil
berselimut secarik batik
makan tak berlauk
sekadar beralas perut

sukarkah saudara
untuk menghulur walau
karangan doa
sebuah senyum mesra
dan manis kata-kata
agar tenang dan reda
gerimis tengkujuh
dalam jiwa peneguknya
kerana kita tidak merasa

cukuplah itu semua
cukuplah kita
sebagai warga yang amanah

-Terima kasih kalian
wahai tangan yang ramah

Disember 2014

Catat Ulasan