Harapan


Seorang anak kecil
di balik tembok
dia mengunyah hari-hari mendatang
tanpa berpalis pada semalam
bagai kagum
dengan dunia
selangkah dihadapan

Anak kecil itu ingin
gapaikan bintang digenggaman
rembulan dalam dakapan
selamkan kenangan dikepulan awan
sejarah dibutiran hujan

Impiannya
bukan hanya aksara
terpalit di nota
atau sekadar
gambaran sebuah cita-cita
namun harapan
sebagai pelita
menyuluh hari esok
yang lebih sejahtera

Disember 2014

Pesan Alam

sajak,puisi,kelana,kelana cinta

Dulu
aku selalu merindukan
tarian angin dingin memesra
menyapa ke wajah beku
oleh suasana yang mendamaikan
tatkala fajar pagi
menghulurkan cahaya
yang ramah.
Aku teruja melihatmu
masih lena
diselimuti kabus tebal-putih
berdengkur dalam dakapan alam
seakan anak kecil
ia senyap
membiarkan tangan-tangan
menabur budi.
Ia tahu,
di wajahnya ada petani tua
membanting tulang
empat kerat tenaga
penuh berharap
menyara keluarga
disisi lain
ada usahawan jaya
yang tamakkan wang
hingga lupakan alam
dan peringatan Tuhan.
Alam
tidak mampu bangkit
untuk berpesan
tapi Tuhan
mengirimkan musibah
sebagai sebab amarah.
AK Kelana
Putera Jaya,Setiu

Jangan Merajuk Sayang

sajak,puisi,kelana,kelana cinta

Jangan merajuk sayang
dengan mendung awan gemawan
dengan hujan petang

Jangan merajuk sayang
gumpalkan resah terpendam
lontarkan resah menghilang

Jangan merajuk sayang
ayuh kubawa kau ke taman
ayuh kita lukiskan pelangi di awan

Kita bina menara impian
berupa kayangan
di angkasa sayang
langit cinta yang tenang

AK Kelana
1 Mac 2015