Bangku di Osaka

osaka,sajak,kelana cinta,kelana,bangku di osaka

Mungkin hanya aku yang mengenang
Kala sayap-sayap sakura merewang
Berserak dilantai bumi Osaka
Sambil melirik irama opera perasaan.

Bangku kosong ini adalah bangun duduk
Panggung pementasan diskusi hati ke hati
Aku langsung menadah sarwa emosi kauluah
Kuhunjam jauh dalam pekik teriak bersut kota.

Dibawah hujan sakura musim cinta memesra
Pohon ini stesen sandaran untuk jeda selesa
Melakar potret kenangan hasil ekspresimu
Abadi sebagai sebuah memoribilia di album rindu.

Mungkin hanya aku yang mengenang
Kala emping-emping salju yang terakhir
Luruh memecah bagai kepingan kaca
Dan tiada lagi cebisan selepasnya.

Bangku ini masih belum terisi,terus berdiri
Sebagai pos penantian jiwa seisi hati
Menikmati luruh-luruh sakura musim duka
Mengesat parut luka yang hampa.

Catat Ulasan