Pulanglah Kekasihmu Menanti!


Bungkam bicara
Rentung jiwa
Aku tidak tahu kenapa aku menangis
pada erti sebuah penantian
Kecamuk rasa ini bisa buat aku mati!

Mengapakah sewaktu ini kita berbicara
dengan bahasa yang tiada maknanya?
Menggetarkan seluruh jiwa
dengan saki baki kenangan yang tidak bisa terlupakan?
Menerbitkan segala macam andai
lalu menjalar menjadi bebanan pedih
Diriku luruh!

Seandainya terpisah itu takdir azali
maka kirimkan aku rindu!
Kiranya kau masih punya sisa kasih
titipkan padaku buat menebus pilu!
Pada raupan tapak tangan tertadah harapan
Tegar aku menghembus cinta ini dengan ikhlas
Pulanglah, kekasihmu menanti!

Catat Ulasan