Kau Dimana?


Menjengah ke jendela maya
Bisu saja alam ini diselirat sepi tali temali
Kemana hilang senandung merdu burung
dan siulan angin seri semalam?
Bingung dimain lenggok teka teki
Mencari kerlip warnamu adinda
Yang kelmarin hilang di balik kabus putus
Berlalu sebening kabur mata.

Indah irama menuai badi
Senyum palsu pada bibir basi
Semai sewacana benih aksara didasar
Merenek merimbun merangkai pepatah hambar
Memujuk hati berpaling dari resah
Tidak kan hapus mahupun urai
Walau senyum bulan melingkung
Walau tawa pohon berdengung
Tak mungkin kan hilang gundah
Berpaut pada mega rasa hiba
Terkadang mampuku mencurah selaut airmata
Atau menganyam sebidang sedih
Di tabir waktu yang memisah pandangan
Ada sempadan harusku tetak
Dengan lemah jejak
Oh jasad kian lesap tersungkur hampa.

Hari ini masih belum kutemu sapa
Haus,dahaga,seksa,
Ragaku sudah basah menyongsang fitrah
Jasadku lenguh langsung kan rebah
Hatiku pincang mengeluh lelah
Atmaku cincang mendakap kesah
Menjejak bayangmu dimana
Disisi jendela cinta berbaur mimpi
Suci tanpa sangsi.

Catat Ulasan