Bagai Baru Bersua


Semuanya masih lagi jelas difikiran,
Suatu kenangan indah,
Bagai baru semalam kita bersua,
Dengan tenang rasa pengubat jiwa,
Bagai sekejap tadi kumelambai,
Dengan setitis rasa hiba,
Bagai memoribilia itu tidak kan luput,
Tergantung pada dinding hati.

Masih sarat di tunjang ingat,
Tanpa kembali pada empunya,
Ada debu kasih tersisa,
Sukar diterbang angin masa yang menderu pergi,
Jauh dari saraf lupa,
Abadi di corong makna.

Adakah harus ku karang seutus wacana,
Melunas segunung rindu?
Atau perlu aku berdiam dalam samar kepastian,
Melakar senyuman palsu?
Mengertilah duhai jiwa,
Rindu itu hadir dari-Nya,
Bilamana terzahir rindu,
Panjatkan doa pada-Nya,
"Ya Rabbi, sampaikan salam rinduku kepadanya dalam redha dan keterbukaan pintu fitrah."

Catat Ulasan