Angin Senja





Deruan angin senja,
Seakan cuba menyedarkanku,
Dari lena yang kucipta,
Lalu bibit-bibit terlena itu hanyut diterbang angin itu,
Membawa bersama kuap,
Yang terlepas dari mulut kecil,
Sudah kali yang keberapa aku memandang ke jendela,
Meneliti lemah gemalai dedaun,
Memerhati sopan santun pepohon,
Terleka aku dalam lamunan seketika.

Dalam aku mengelamun,
Terlintas namamu di saluran minda,
Terimbas wajahmu disudut jiwa,
Mungkin hati ini telah hanyut dalam lautan rindu ciptaanmu,
Bukannya mainan atau gurauan,
Namun benar lagi nyata,
Hati ini telah terdampar dipesisir pantai cintamu,
Sungguh aku terleka . . .

Angin senja ,
Yang mengiringi lamunanku,
Terima kasih kuucapkan padamu,
Yang sudi menyambut luahan rindu,
Mendengar rintihan sang pencinta .

1/10/12
Maharanata~Kelana Cinta

Catat Ulasan